Kamis, 07 April 2016



Manusia dan Keindahan





  Manusia menciptakan kesenian yang merupakan salah satu kebutuhan psikisnya yang tercukupi melalui rasa indah (seni rasa indah). Kesenian merupakan bagian kecil dari kebudayaan dan kelanjutan dari kebudayaan. Karena kebudayaan yang diciptakan untuk memenuhi kebutuhan fisik, cenderung pada kebutuhan material. Apabila kebutuhan ini telah terpenuhi, manusia akan mencari kebutuhan lain yang belum diperolehnya. Dan kebutuhan itu adalah kebutuhan psikis yang cenderung pada kebutuhan spiritual, termasuk di dalamnya kesenian.
  Pada umumnya, kesenian dapat dinikmati oleh manusia melalui dua macam inderanya, yaitu indera mata dan indera telinga atau keduanya secara serentak. Keindahan dalam hubungannya dengan kedua macam indera itu, dibedakan atas tiga macam, yaitu seni rupa, seni suara, dan seni pertunjukan.


· Seni Rupa
Hasil ciptaan kualitas, hasil ekspresi, atau alam karya seni dengan media yang bisa ditangkap mata dan dirasakan dengan rabaan.



· Seni Suara
Suatu seni yang di ciptakan melalui suara yang dapat menghasilkan suatu lagu yang dapat menghibur ataupun indah untuk di dengar.




· Seni Pertunjukan
Karya seni yang melibatkan aksi individu atau kelompok di tempat dan waktu tertentu. melibatkanempat unsur: waktu, ruang, tubuh si seniman dan hubungan seniman dengan penonton.




Perkembangan Kesenian


Kesenian sebagai salah satu wujud dari karya manusia akan selalu tumbuh dan berkembang. Dalam perkembangannya, kesenian dapat dibedakan berdasarkan atas waktu, tempat, dan paham, adalah sebagai berikut :

A. Perkembangan kesenian atas dasar waktu

pada umumnya dibedakan atas tiga zaman, yaitu zaman kuno, zaman tengah, dan zaman modern.



B. Perkembangan kesenian atas dasar tempat

Perkembangan kesenian ini dapat dibedakan atas kesenian rakyat, kesenian keraton, dan kesenian kota.



Aliran-aliran Kesenian



Di dalam kesenian tersirat dua aliran besar dalam penciptaan kesenian, yaitu kuno dan modern. Yang kuno masih tergantung pada alam, sedangkan yang modern berusaha menciptakan sesuatu yang baru. Seni yang masih tergantung pada alam dikenal sebagai naturalisme atau realisme, sedangkan yang ciptaan manusia disebut ekspresionisme. Kedua macam aliran kesenian tersebut dapat terlihat dengan jelas dalam bidang seni lukis dan sastra.

·Seni Lukis
adalah salah satu cabang dari seni rupa. seni lukis adalah sebuah pengembangan yang lebih utuh dari menggambar. Melukis adalah kegiatan mengolah medium dua dimensi atau permukaan dari objek tiga dimensi untuk mendapat kesan tertentu.
·

Seni Sastra
Seni sastra adalah segala bentuk hasil daya kreasi manusia yang dinikmati segi visual. Hal ini dikarenakan seni sastra menggambarkan keindahan dalam bentuk kata kata, baik itu dituliskan ataupun disuarakan.





PUSTAKA

- Wikipedia