Kamis, 30 November 2017

Perbandingan Sistem Cerdas 3 NEGARA ASIA!!

Perbandingan Sistem Cerdas Buatan ini tentang transportasi di negara Taiwan, Singapura, Malaysia.

Penerapan kecerdasan buatan (AI) sudah kian meluas , MRT contohnya, memiliki peran yang cukup besar dalam pemanfaatan AI. Transportasi adalah suatu hasil karya yang dapat memudahkan manusia melakukan akifitasnya baik itu pekerjaan atau hiburan. Transportasi sangat dikenal jelas oleh masyarakat baik itu masyarakat yang kemampuan ekonominya terbatas bahkan ke masyarakat dengan ekonomi yang melebihi.

Taipei Rapid Transit Metro System (TRTC)




Mass Rapid Transit (MRT) Taipei atau Sistem Rapid Transit Taipei, adalah sistem transit cepat yang melayani metropolitan Taipei, Taiwan. Sistem ini dibangun oleh Department of Rapid Transit Systems, Pemerintah Kota Taipei (DORTS-Taipei) dan Department of Rapid Transit Systems, New Taipei City Government (DRTS-New Taipei) dan dioperasikan oleh Taipei Rapid Transit Corporation (TRTC). Dengan penggunaan sistem cerdas buatan ini (CARD MRT) Sangatlah efektif karena tidak perlu kita antri atau berdesak-desakan masuk. MRT ini Terdiri dari 108 stasiun (117 stasiun jika stasiun transfer dihitung dua kali) dan 5 jalur utama dan 2 jalur cabang, yang beroperasi pada jalur pendapatan 131,1 kilometer (81,5 mi). Pada dasarnya ini adalah kereta listrik yang membelah kota Taipei dengan lima alur yang berbeda. Kita bisa menemukan Statiun Metro dengan mudah di setiap sudut jalan kota Taipei. Untuk menaiki Metro kita harus membeli Easy card (atau dikenal juga dengan Yo-Yo card) seharga 200 NT, itu sudah termasuk deposit 100 NT untuk bepergian ke seluruh Taipei. Metro Taipei adalah sistem metro pertama di Taiwan. [7] Sejak pertama kali beroperasi pada tanggal 28 Maret 1996,sistem ini telah efektif dalam meringankanbeberapa masalah kemacetan lalu lintas diTaipei.


Mass Rapid Transit (MRT Singapura)





Mass Rapid Transit atau MRT Singapura adalah sebuah sistem angkutan cepat yang membentuk tulang punggung dari sistem kereta api di Singapura dan membentang ke seluruh negara kota ini. Jaringan ini telah berkembang cepat sebagai hasil dari tujuan Singapura untuk mengembangkan jaringan kereta yang lengkap sebagai tulang punggung utama dari sistem angkutan umum di Singapura dengan perjalanan penumpang harian rata-rata 2,755 juta jiwa tahun 2013, hampir 77% dari 3,601 juta penumpang jaringan bus pada waktu yang sama.

Dengan sistem cerdas ini (CARD MRT) sama hal nya agar membantu penggunanya agar bisa di gunakan kapan saja dan dimana saja . MRT memiliki 113 stasiun (1 di antaranya tidak beroperasi) dengan jalur sepanjang 152,9 kilometer dan beroperasi pada sepur standar. Jalur rel ini dibangun oleh Land Transport Authority, sebuah badan milik Pemerintah Singapura yang memberi konsesi operasi kepada perusahaan laba SMRT Corporation dan SBS Transit. Operator-operator ini juga mengelola layanan bus dan taksi, sehingga menjamin adanya integrasi penuh layanan angkutan umum. MRT ini dilengkapi oleh sistem Light Rail Transit (LRT) regional yang menghubungkan stasiun MRT .Cara pembayaran MRT dan LRT dapat dengan membeli tiket standar yang tersedia di setiap stasiun atau bisa dengan kartu isi ulang EZ Link atau NETS Flashpay. Tarif untuk MRT sekitar 0,73 SGD – 1,51 SGD tergantung jarak tempuh penumpang.


Mass Rapid Transit (MRT Malaysia)






Tansportasi mass rapid transit ( MRT). Infrastruktur itu diharapkan mampu memudahkan mobilitas warga Negeri Jiran sekaligus mengurai kemacetan. Dengan penggunaan sistem cerdas ini (CARD MRT) kita akan merasakan perubahan yang signifikan dari zaman sebelumnya karena dengan card ini kita dapat lebih nyaman dan mudah di gunakan untuk masuk ke MRT . MRT Malaysia melintasi 51 stasiun pemberhentian dari Sungai Buloh hingga Kajang. Sebanyak 58 kereta melayani jalur yang melintasi 31 stasiun pemberhentian itu. MRT" tidak hanya akan secara signifikan meningkatkan jaringan kereta api yang tidak memadai saat ini namun juga akan berfungsi untuk mengintegrasikan jaringan rel yang ada dan mengurangi kemacetan lalu lintas yang parah di wilayah metropolitan Greater KL.


Kesimpulan :

Menurut saya dari kesimpulan Sistem cerdas buatan yang di gunakan alat Transportasi di 3 Negara tersebut sangat mendukung perkembangan kota dan wilayah sebagai sarana penghubung. Hampir semua menerapkan seperti kenyamanan, kemudahan, dan keamanan bagi pengguna nya . Di setiap negara sama-sama menerapkan ke efektifitasan agar pengguna atau pengunjung tidak terlalu repot karena sistem ini mudah di pahami oleh semua orang.



Referensi

Sumber 1

Sumber 2

Sumber 3

Rabu, 29 November 2017

KEUNTUNGAN DAN KERUGIAN SISTEM CERDAS

Sistem Cerdas ( Kecerdasan Buatan / AI )




Pengetian :

Kecerdasan Buatan atau kecerdasan yang ditambahkan kepada suatu sistem yang bisa diatur dalam konteks ilmiah didefinisikan sebagai kecerdasan entitas ilmiah. Sistem seperti ini umumnya dianggap komputer. Kecerdasan diciptakan dan dimasukkan ke dalam suatu mesin (komputer) agar dapat melakukan pekerjaan seperti yang dapat dilakukan manusia. Beberapa macam bidang yang menggunakan kecerdasan buatan antara lain sistem pakar, permainan komputer (games), logika fuzzy, jaringan syaraf tiruan dan robotika.

Kecerdasan Buatan (AI) merupakan sebuah studi tentang bagaimana membuat komputer melakukan hal-hal yang pada saat ini dapat dilakukan lebih baik oleh manusia (Rich and Knight [1991]).

Walaupun AI memiliki konotasi fiksi ilmiah yang kuat, AI membentuk cabang yang sangat penting pada ilmu komputer, berhubungan dengan perilaku, pembelajaran dan adaptasi yang cerdas dalam sebuah mesin. Penelitian dalam AI menyangkut pembuatan mesin untuk mengotomatisasikan tugas-tugas yang membutuhkan perilaku cerdas.

Adapun kelebihan dan kekurangan system cerdas dalam kehidupan sehari-hari, yaitu sebagai berikut :

Kelebihan Artificial Intelligence
:

a. Kemampuan menyimpan data yang tidak terbatas (dapat disesuaikan dengan kebutuhan).
b. Kecerdasan buatan dapat mengerjakan pekerjaan lebih cepat dibanding dengan kecerdasan alami.
c. Kecerdasan buatan dapat mengerjakan pekerjaan lebih baik dibanding dengan kecerdasan alami.
d. Kecerdasan buatan bersifat konsisten. Hal ini disebabkan karena kecerdasan busatan adalah bagian dari teknologi komputer. Sedangkan kecerdasan alami senantiasa berubah-ubah.


Kekurangan Artificial Intelligence :

a. Terbatas pada apa yang diberikan kepadanya (terbatas pada program yang diberikan). Alat teknologi artificial intelligence tidak dapat mengolah informasi yang tidak ada dalam sistemnya.
b. Struktur kontrolnya terpisah dari pengetahuan.
c. Mahal dalam proses pembuatannya.
d. Rawan rusak.


CONTOH DALAM BIDANG PENDIDIKAN





Sistem pembelajaran elektronik atau e-pembelajaran dapat didefinisikan sebagai sebuah bentuk teknologi informasi yang diterapkan di bidang pendidikan berupa website yang dapat diakses di mana saja. E-learning merupakan dasar dan konsekuensi logis dari perkembangan teknologi informasi dan komunikasi. Dengan e-learning, peserta ajar (murid) tidak perlu duduk dengan manis di ruang kelas untuk menyimak setiap ucapan dari seorang guru secara langsung. E-learning juga dapat mempersingkat jadwal target waktu pembelajaran, dan tentu saja menghemat biaya yang harus dikeluarkan oleh sebuah program studi atau program pendidikan.

Plus Minus E-LEARNING

Seperti Sebagaimana yang disebutkan di atas, e-learning telah mempersingkat waktu pembelajaran dan membuat biaya studi lebih ekonomis. E-learning mempermudah interaksi antara peserta didik dengan materi, peserta didik dengan dosen/guru. Dengan kondisi yang demikian itu peserta didik dapat lebih memantapkan penguasaannya terhadap materi pembelajaran.

Kelebihan dengan adanya e-learning para guru/dosen akan lebih mudah :

1. Melakukan pemutakhiran bahan-bahan belajar yang menjadi tanggung jawabnya sesuai dengan 
2. Tuntutan perkembangan keilmuan yang mutakhir
3. Mengembangkan diri atau melakukan penelitian guna meningkatkan wawasannya
mengontrol kegiatan belajar peserta didik.

Kekurangan dengan adanya e-learning para guru/dosen :

1. Kehadiran guru sebagai makhluk yang hidup yang dapat berinteraksi secara langsung dengan para murid telah menghilang dari ruang-ruang elektronik e-learning ini.



PANDANGAN SISTEM CERDAS UNTUK NEGARA INDONESIA


Menurut saya, Sistem Cerdas di negeri kita ini Indonesia sudah maju , sudah banyak yang menggunakan atau paham dengan sistem cerdas itu sendiri. akan tetapi semakin kecerdasan buatan di kembangkan maka semakin mengecil atau berkurang untuk pekerjaan kecerdasan alami. Karena zaman sudah sangat pesat di tekhnologi, perlu ditingkatkan pengawasan dan keamanan dalam kecerdasan buatan ini agar tidak disalahgunakan.




Referensi :

Sumber1