Penerapan kecerdasan buatan (AI) sudah kian meluas , MRT contohnya, memiliki peran yang cukup besar dalam pemanfaatan AI. Transportasi adalah suatu hasil karya yang dapat memudahkan manusia melakukan akifitasnya baik itu pekerjaan atau hiburan. Transportasi sangat dikenal jelas oleh masyarakat baik itu masyarakat yang kemampuan ekonominya terbatas bahkan ke masyarakat dengan ekonomi yang melebihi.
Taipei Rapid Transit Metro System (TRTC)
Mass Rapid Transit (MRT) Taipei atau Sistem Rapid Transit Taipei, adalah sistem transit cepat yang melayani metropolitan Taipei, Taiwan. Sistem ini dibangun oleh Department of Rapid Transit Systems, Pemerintah Kota Taipei (DORTS-Taipei) dan Department of Rapid Transit Systems, New Taipei City Government (DRTS-New Taipei) dan dioperasikan oleh Taipei Rapid Transit Corporation (TRTC). Dengan penggunaan sistem cerdas buatan ini (CARD MRT) Sangatlah efektif karena tidak perlu kita antri atau berdesak-desakan masuk. MRT ini Terdiri dari 108 stasiun (117 stasiun jika stasiun transfer dihitung dua kali) dan 5 jalur utama dan 2 jalur cabang, yang beroperasi pada jalur pendapatan 131,1 kilometer (81,5 mi). Pada dasarnya ini adalah kereta listrik yang membelah kota Taipei dengan lima alur yang berbeda. Kita bisa menemukan Statiun Metro dengan mudah di setiap sudut jalan kota Taipei. Untuk menaiki Metro kita harus membeli Easy card (atau dikenal juga dengan Yo-Yo card) seharga 200 NT, itu sudah termasuk deposit 100 NT untuk bepergian ke seluruh Taipei. Metro Taipei adalah sistem metro pertama di Taiwan. [7] Sejak pertama kali beroperasi pada tanggal 28 Maret 1996,sistem ini telah efektif dalam meringankanbeberapa masalah kemacetan lalu lintas diTaipei.
Mass Rapid Transit (MRT Singapura)

Mass Rapid Transit atau MRT Singapura adalah sebuah sistem angkutan cepat yang membentuk tulang punggung dari sistem kereta api di Singapura dan membentang ke seluruh negara kota ini. Jaringan ini telah berkembang cepat sebagai hasil dari tujuan Singapura untuk mengembangkan jaringan kereta yang lengkap sebagai tulang punggung utama dari sistem angkutan umum di Singapura dengan perjalanan penumpang harian rata-rata 2,755 juta jiwa tahun 2013, hampir 77% dari 3,601 juta penumpang jaringan bus pada waktu yang sama.
Dengan sistem cerdas ini (CARD MRT) sama hal nya agar membantu penggunanya agar bisa di gunakan kapan saja dan dimana saja . MRT memiliki 113 stasiun (1 di antaranya tidak beroperasi) dengan jalur sepanjang 152,9 kilometer dan beroperasi pada sepur standar. Jalur rel ini dibangun oleh Land Transport Authority, sebuah badan milik Pemerintah Singapura yang memberi konsesi operasi kepada perusahaan laba SMRT Corporation dan SBS Transit. Operator-operator ini juga mengelola layanan bus dan taksi, sehingga menjamin adanya integrasi penuh layanan angkutan umum. MRT ini dilengkapi oleh sistem Light Rail Transit (LRT) regional yang menghubungkan stasiun MRT .Cara pembayaran MRT dan LRT dapat dengan membeli tiket standar yang tersedia di setiap stasiun atau bisa dengan kartu isi ulang EZ Link atau NETS Flashpay. Tarif untuk MRT sekitar 0,73 SGD – 1,51 SGD tergantung jarak tempuh penumpang.
Mass Rapid Transit (MRT Malaysia)

Tansportasi mass rapid transit ( MRT). Infrastruktur itu diharapkan mampu memudahkan mobilitas warga Negeri Jiran sekaligus mengurai kemacetan. Dengan penggunaan sistem cerdas ini (CARD MRT) kita akan merasakan perubahan yang signifikan dari zaman sebelumnya karena dengan card ini kita dapat lebih nyaman dan mudah di gunakan untuk masuk ke MRT . MRT Malaysia melintasi 51 stasiun pemberhentian dari Sungai Buloh hingga Kajang. Sebanyak 58 kereta melayani jalur yang melintasi 31 stasiun pemberhentian itu. MRT" tidak hanya akan secara signifikan meningkatkan jaringan kereta api yang tidak memadai saat ini namun juga akan berfungsi untuk mengintegrasikan jaringan rel yang ada dan mengurangi kemacetan lalu lintas yang parah di wilayah metropolitan Greater KL.
Kesimpulan :
Menurut saya dari kesimpulan Sistem cerdas buatan yang di gunakan alat Transportasi di 3 Negara tersebut sangat mendukung perkembangan kota dan wilayah sebagai sarana penghubung. Hampir semua menerapkan seperti kenyamanan, kemudahan, dan keamanan bagi pengguna nya . Di setiap negara sama-sama menerapkan ke efektifitasan agar pengguna atau pengunjung tidak terlalu repot karena sistem ini mudah di pahami oleh semua orang.
Referensi
Sumber 1
Sumber 2
Sumber 3